BAB II

PEMBAHASAN

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

A.    Cara Orang Yahudi dalam Mendidik Generasinya

Bangsa
Yahudi memang terkenal akan kegigihannya dan kejeniusannya. Karena
kejeniusannya inilah mereka dapat menguasai segala bidang. Ternyata dalam
mendidik generasinya mereka mengambil dari kebiasaan umat muslim yang telah
lama kita tinggalkan.

Rasulullah
SAW. Mengajarkan kepada kita untuk gigih dalam mencari ilmu serta tak lupa
bertawakal kepada-Nya. kita juga diajarkan untuk kafa’ah (menjaga keturunan)
dengan menikahi sesama muslim, rasulullah juga mengajarkan pada kita untuk
menjaga makanan kita. Kita dilarang memakan makanan yang haram dan meminum
khamar, karena akan memberikan pengaruh yang negative pada kecerdasan dan
prilaku kita.

Orang
Yahudi lebih keras mendidik anak-anaknya. Mereka lebih mementingkan kemampuan
dalam berfikir kritis dari pada fisiknya,seakan-akan mereka malu memiliki anak
yang bodoh.

Orang
Yahudi memiliki kebiasaan memelihara keturunannya dengan cara menikahi sesama
Yahudi. Seperti Yahudi Ashkenazi yang merupakan kelompok etnis yang secara
genetika sangat cerdas dibandingkan orang lain, mereka memiliki IQ yang tinggi.
Kecerdasan mereka telah menyumbang pemikiran dan kehidupan budaya barat seperti
yang tampak pada sosok Sigmund Freud, Albert Einstein, Mahler, Woody Allen, dan
Jerry Seinfeld. Dasar-dasar kecerdasan Yahudi tersebut adalah tradisi keluarga,
agama, sejarah, dan budaya. Bukan darah keturunan, DNA, ataupun pencampuran
gen.

 

B.     Kebiasaan Yahudi dalam Menjadikan Keturunannya Cerdas.

Orang
Yahudi memiliki banyak kebiasaan-kebiasaan yang menjadikan para generasinya
cerdas. Menurut Dr. Stephen Carr Leon, kecerdasan yang dimiliki bangsa Yahudi
yang telah dibentuk secara turun temurun sejak pasca pra-kelahiran hingga pasca
melahirkan.

Berikut
ini beberapa kebiasaan yang dilakukan bangsa Yahudi pasca pra-kelahiran hingga
pasca melahirkan :

a.      
Mendengarkan Musik Klasik

Orang yahudi mengganggap
mendengarkan musik klasik dapat merangsang cara kerja otak pada janin, akan
tetapi mereka tidak sembarangan dalam mendengarkan musik karena mereka tau
tidak semua musik dapat merangsang kerja otak, dan musik klasiklah yang
dianggap mereka dapat berpengaruh positif pada perkembangan otak manusia.

b.     
Mengerjakan Soal Matematika Saat Hamil

Sama halnya dengan
mendengarkan musik klasik, mengerjakan soal matematika pun dapat melatih dan
merangsang kerja otak janin. Akan tetapi kita tidak perlu khawatir, mereka
melakukan itu dengan santai bahkan terkadang dilakukan bersama suami, sehingga
tidak akan berakibat buruk pada janin, dikarenakan depresi dari ibunya. Oleh
karena itu, jangan aneh bila menemui ibu yahudi hamil yang membawa buku
matematika karena itu sudah menjadi kebiasaan mereka.

c.      
Makanan yang Dikonsumsi

Bangsa yahudi sangat menjaga
apa yang mereka konsumsi. Mereka tahu benar mana makanan yang bisa meningkatkan
kecerdasan anak serta mana yang tidak, karena yang mereka harapkan anaknya
menjadi anak yang cerdas, karena bagi mereka dianngap sebagai suatu aib jika
mrmpunyai keturunan yang bodoh. Dan memang terbukti keturunan yahudi tidak ada
yang bodoh.

Makanan yang dikonsumsi oleh
ibu hamil ketika ia mengandung diantaranya : kacang badam (seperti kacang
almond), kurma, susu, daging serta ikan. Mereka tidak akan mengkonsumsi daging
dan ikan secara bersamaan, karena dapat menurunkan tingkat kecerdasan. Jika
mereka ingin mengkonsumsi daging dan ikan, mereka mengkonsumsinya satu persatu
dan tidak bersamaan. Lalu mereka juga mengetahui jika kepala ikan tidak bisa
dikonsumsi, karena kepala ikan memiliki kandungan senyawa kimia yang dapat
menurunkan kecerdasan otak. Selain itu ibu hamil juga rutin dalam mengkonsumsi
pil minyak ikan untuk asupan gizi janin dalam kandungan.

d.     
Menjauhi Asap Rokok

Merokok adalah suatu hal
yang tabu bagi orang yahudi. Saat hamil, mereka sadar benar untuk menjauhi
orang yang sedang merokok. Tidak hanya saat dalam kandungan saja akan tetapi
hingga anak sudah besar, karena mereka tau bahwa kandungan senyawa kimia pada
rokok akan merusak sel utama pada otak.

e.      
Pembinaan Kecerdasan Sesudah Lahir

Penguasaan bahasa pada
anak-anak yahudi sudah di mulai sejak awal. Diumur yang masih belia, para orang
tua sadar betul akan pentingnya bahasa untuk perkembangan sang anak. Maka
jangan heran diumur 5 sampai 10 tahun, anak yahudi telah menguasai 3 bahasa,
diantaranya, bahasa yang diajarkan oleh orang tua yakni bahasa ibrani (bahasa
yahudi), bahasa arab serta bahasa inggris. Mereka sadar benar kalau bahasa arab
dan inggris dianggap sebagai bahasa yang komunikatif, sehingga dapat membuka
cakrawala ilmu pengetahuan yang lain. Dengan menguasai 3 bahasa, dapat
dikatakan bangsa yahudi adalah bangsa yang cerdas.

f.      
Bermain Musik

Bukan hal yang aneh bagi
bangsa yahudi untuk senang memainkan alat musik. Hampir semua umur senang
memainkan alat musik, terlebih ketika acara-acara besar akan selalu diiringi
dengan musik piano serta biola. Uniknya yang memainkan alat musik tersebut
adalah anak-anak yang masih berusia belia. Mengenai faktor lainnya juga didukung
dengan daya imajinasi, kerja keras, serta tidak mudah menyerah.

 

C.    Kebiasaan yang Dilakukan Orang Dewasa Yahudi

Pada
awalnya orang Yahudi berkeyakinan bahwa mereka adalah orang-orang pilihan tuhan.
Bahkan mereka mempunyai tujuh kunci kesuksesan yang mereka yakini dan selalu
mereka usahakan, yaitu:

a.      
Memahami bahwa pengetahuan adalah kekayaan yang paling nyata.

Orang Yahudi adalah tipe
orang yang tidak mudah puas akan apa yang mereka dapatkan. Mereka selalu
berusaha untuk terus menerus hingga titik kesuksesan yang mereka inginkan telah
tercapai, bahkan untuk menguasai dunia adalah tujuan utama mereka, maka
pengetahuanlah yang dijadikan sebagai modal utama bagi mereka untuk mendapatkan
itu semua.

b.     
Jaga dirimu sendiri maka mereka akan menjaga dirimu

Orang Yahudi beranggapan
bahwa percaya pada kemampuan diri sendiri untuk mencapai apa yang diinginkan
itu sangatlah bagus selama itu baik, dan pasti orang orang disekitarpun akan
mendukung sepenuhnya. Karena mendapatkan kepercayaan pada diri sendiri itu
tidaklah mudah. Jadi yakinkan pada diri sendiri maka orang lainpun akan
mendukung apa yang kita lakukan.

c.      
Orang-orang yang sukses adalah kalangan professional dan wirausahawan

Banyak orang Yahudi yang
professional dalam bidang apapun itu, juga banyak pembisnis yang sukses
misalnya, Bill Rosenberg yaitu pembisnis dari dunkin donuts dan Gertrud Elion
adalah penemu obat anti leukeumia. Mereka adalah salah satu contoh dari
kalangan professional dan pembisnis, dan dalam bidang itulah kesuksesan yahudi
lebih dominan.

d.     
Kembangkan kepercayaan dirimu

Terkadang ketakutan adalah
hal yang paling sulit untuk dihindari sehingga kepercayaan diri menjadi turun,
itulah yang menjadi pemhambat kesuksesan, orang Yahudi selalu percaya diri
dalam segala apapun, sehingga tidak aneh jika mereka telah menjadi seorang yang
sukses diusia muda.

e.      
Selektif

Bangsa Yahudi selalu
selektif dalam memilih suatu apapun, mereka selalu teliti dalam pekerjannya,
dan tidak pernah lalai dalam segala pekerjaannya.

f.      
Banggalah jadi diri sendiri dan tingkatkan kreatifitas

Bangsa Yahudi tidak pernah
meremehkan dirinya sendiri meskipun mereka banyak kekurangan, mereka selalu
menutupi kekurangannya dengan meningkatkan kreatifitas masing-masing, karena
bagi mereka, kebodohan adalah suatu aib yang harus ditutupi.

g.     
Buktikanlah sesuatu

Bangsa Yahudi tidak pernah
mempercayai suatu hal tanpa adanya suatu bukti, karena menurut mereka orang
jenius adalah orang yang tidak mudah percaya, tetapi keingin tahuannya terhadap
sesuatu sangatlah besar.

 

D.    Keberhasilan Bangsa Yahudi dengan Kecerdasannya

Kecerdasan
bangsa Yahudi bukanlah sebuah mitos ataupun takdir Tuhan. Mereka banyak yang
menjadi orang yang sukses dan berhasil karena kerja kerasnya. Diantara meeka banyak
yang menjadi orang-orang penting seperti pejabat, polisi, wirausahawn,
pembisnis, penemu, aktris, aktor dan sutradara film.

Berikut ini beberapa orang
Yahudi yang sukses dan berhasil dalam bidangnya :

1.     
Aaron Beck (penemu terapi kognitif)

2.     
Alert Sabin (penemu vaksin polio)

3.     
Charles Adler (lampu lalu lintas)

4.     
Donna Karan (DKNY)

5.     
Levis Strauss (Levi’s jeans)

6.     
Mark Zuckerberg (Facebook)

7.     
Ralp Lauren (Polo)

8.     
Richard Levin (Rektor Yale University)

9.     
Tony Curtis (Aktor)

10. 
Woody Allen (aktor)

Pada
dasarnya setiap bangsa dan manusia manapun didunia memiliki potensi yang sama
yang diberikan oleh Allah SWT. dalam semua sektorat tak terkecuali sisi
kecerdasannya. Usaha manusialah yang bisa membedakan nasib, kecerdasan dan
kemampuan antara satu dengan yang lainnya. Kecerdasan Yahudi merupakan hasil
sleksi mandiri, bukan seleksi alam. Menurut Dr. Marian Diamond dari University
of California bahwa manusia bisa meningkatkan kecerdasan dengan cara membaca,
berdiskusi, dan belajar yang merupakan stimulus otak yang membuat kaum Yahudi
mendapatkan kecerdasannya. Karena bangsa Yahudi itu sebenarnya hanya diberi
nikmat oleh Allah SWT. akan kecerdasannya. Seperti yang tertuang dalam QS. Al
Baqarah ayat 47

??? ????? ????????????
????????? ?????????? ??????? ?????????? ?????????? ???????? ????????????? ?????
????????????? ( ?????? 47)

 ” Hai bangsa bani Israel, ingatlah akan nikmat
–Ku yang telah Aku anugrahkan kepadamu dan bahwasanya Aku telah melebihkan kamu
atas segala umat.”