Perkembangan media saat ini cukup pesat, teknologi mendorong
media untuk melakukan perubahan. Proses konvergensi sudah banyak merubah media
di Indonesia, seperti Harian kompas
yang dulunya sebagai media cetak kini sudah beralih ke online. Peran besar era
digital dan internet merubah cara
pola piker industri media ini. Digitalisasi telah berkaitan dengan konvergensi,
informasi yang dulunya berformat cetak berubah menjadi format digital.

Menurut Jenkins, (2006), “Gerakan konvergensi media tumbuh
secara khusus dari munculnya Internet dan digitalisasi informasi”. Hal ini
internet sebagai bentuk pengaruh dalam proses arus jaman, dengan digitalisasi
proses mengubah berbagai informasi, kabar, atau berita dari format
analog menjadi format digital sehingga lebih mudah untuk diproduksi, disimpan,
dikelola, dan didistribusikan.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Lain hal pendapat dari Preston, (2001), “Konvergensi media
juga memberikan kesempatan baru yang radikal dalam penanganan, penyediaan,
distribusi dan pemrosesan seluruh bentuk informasi baik yang bersifat visual,
audio, data dan sebagainya. Dalam hal ini menjelaskan bahwa informasi baik
bersifat visual, audio, dan data”. Bahwa informasi bisa diterima kebenaranya
dan minimnya informasi yang tidak benar.

Jenkins juga menjelaskan poin-poin ringkas bahwa , “Konvergensi
media ini menyatukan 3C yaitu computing memasukkan
data melalui komputer, communication
komunikasi, dan content materi isi/
konten”(Jenkins ,2006). Disini kita melihat bahwa Henry Jenkins menyimpulkan
dalam bentuk 3 C, computing, yakni
sebuah informasi bisa kita proses melalui komputer, yang dulu memakai mesin tik
secara manual. Kemudian konten sebuah informasi harus terarah, apabila
informasi yang diberikan harus sesuai, mengunsur hal yang positif.

Konvergensi tidak hanya terbatas pada teknologi. Ahli
teori media yang bernama Henry Jenkins berpendapat bahwa konvergensi bukanlah
hasil akhir namun sebuah proses yang mengubah bagaimana media diproduksi dan
dikonsumsi. Pengertian konvergensi diatas terdapat juga jenis-jenis
media. Menurut Jenkins, terdapat bebrapa proses dalam jenis-jenisnya,

Pertama, Konvergensi
ekonomi terjadi ketika sebuah perusahaan mengontrol beberapa
produk atau layanan dalam industri yang sama contoh, PT Kompas Gramedia. Kedua, Konvergensi sosial terjadi
ketika seseorang menonton berbagai jenis program televisi dan radio. Dalam hal ini kita yang biasanya menonton
televisi saja,merasa kurang informasi takkala radio juga menjadi pilihan yang
lainya.  Ketiga ,Konvergensi teknologi adalah menyatunya berbagai teknologi yakni ketika satu
atau lebih media yang berbeda ditransformasikan ke dalam bentuk digital. Kompas
saat ini telah mentransformasikan informasinya kini ke digital, bisa diakses di
kompas.id. Di aplikasinya kompas menawarkan periode langganan
dalam waktu, 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, sampai 1 tahun. Akses tak
terbatas ke seluruh konten dan fitur-fitur andalan di Kompas.id. Akses e-Koran
Kompas di ponsel pintar atau komputer tablet.

Hadirnya konvergensi media tentunya memberikan pengaruh positif
dimana zaman sudah berubah, semua serba digital, tentunya pengaruh konvergensi
berdampak baik seperti,

Pertama, Meningkatkan akses informasi, dengan adanya
platform online, masyarakat kini
lebih mudah untuk mengakses berita dan konten lainnya dengan jaringan internet.
Hal ini dapat memudahkan dan sangat berguna bagi masyarakat yang sudah malas
atau mencari koran, kemudian masyarakat yang tidak sempat menonton televisi
atau mendengarkan radio. Kedua,  Membuat
pilihan yang beragam. konvergensi media juga mendorong adanya media baru dan
konten yang lebih beragam. Dalam hal ini masyarakat bisa menggunakan platform
yang disukai. Misalnya masyarakat yang suka dengan otomotif, jalan-jalan,
kesehatan, politik, ekonomi, dll. Jadi kita bisa menentukanya. Ketiga, Penyampaian
informasi yang lebih cepat dan real time. Dalam hal ini informasi yang didapatkan dengan tidak harus menunggu
lama, karena bersifat cepat dan singkat. Keempat, Meningkatkan peluang
kerja dibidang teknologi informasi. Kelima, Meningkatkan kemudahan akses konten
dan informasi. Dengan adanya konvergensi media, masyarakat dapat menambah
banyak wawasanya karena mudahnya mengakses. Keenam, komunikasi interaktif. dengan
adanya konvergensi media, pengguna bisa lebih interaktif, biasanya ada kolom
komentar yang diberikan agar adanya interaktif.

1.1  Studi Kasus

 

PT. Kompas Gramedia Group berdiri pada tahun 1963 atau
hampir 54 tahun memberikan informasi ke masyarakat. Dengan berbagai produk
berbasis informasi dan pengetahuan. Dengan koran, tabloid, majalah, buku,
radio, televisi, media online, lembaga pendidikan, tissue, dan hotel.

Kompas menganggap konvergensi media mengharapkan penyampaian
informasi dapat tersampaikan luas untuk masyarakat. Berawal kompas menjadi
surat kabar untuk kalangan kelas menengah keatas. Saat ini kompas sudah
mengarah ke jaman teknologi yakni online.

Selain portal berita, kompas juga menyediakan versi digital dari
koran kompas berupa epaper Kompas. Hal ini memungkinkan pelanggan harian koran
kompas untuk tetap bisa mengakses berita melalui laptop, smartphone, tablet dan
gadget lainnya.

Kompas kini melakukan konvergensi media, yang berawal dari fokusnya
terhadap media cetak yakni Harian Kompas,
sekarang kita bisa lebih mudah membacanya melalui smartphone  dengan membuka kompas.id

Kompas.id dikemas dalam bentuk digital
dengan informasi yang sama dengan kompas cetak.
Kompas.id memiliki beberapa karakter
jenis yang disediakan dalam aplikasinya, Pertama,
bentuk digital dari Kompas cetak, Anda dapat membaca berita Kompas
layaknya seperti membolak-balik halaman Kompas cetak. Kedua, Reportase
singkat dan terkini dari wartawan harian Kompas atas suatu peristiwa.
Versi lengkap dari artikel ini dimuat di Kompas edisi cetak dan e-koran.
Hal ini membuat kompas.id sekilas
dalam memberikan informasi. Ketiga, siaran langsung (live streaming)
pertunjukan seni atau peristiwa budaya dari Bentara Budaya Jakarta, Bentara
Budaya. Jadi Kompas.id masih menanamkan
informasi tentang budaya, lembaga kebudayaan Kompas
Gramedia, yang artinya utusan budaya. Ketiga, Tutur Visual, yang berisikan liputan khas dalam format magazine.
Memaparkan sebuah persoalan secara mendalam dan komprehensif dengan pendekatan
multimedia (dilengkapi sejumlah foto, video, infografik, dan elemen multimedia
lainnya).Keempat, memiliki Suara
Kompas, berisikan video tajuk rencana (editorial) harian Kompas yang
terbit pada hari yang sama. Berisikan tulisan opini, biasanya membahas
tokoh-tokoh politik.

Konvergensi yang dilakukan kompa

Teori Konvergensi
Media “Joseph Turow”

Konvergensi, dalam pandangan Joseph Turow dalam bukunya
yakni, “bergabungnya atau terkombinasinya berbagai jenis media, yang  sebelumnya
dianggap terpisah dan berbeda misalnya, komputer, televisi, radio, dan
suratkabar, ke dalam sebuah media tunggal”. Gerakan konvergensi media tumbuh
berkat adanya kemajuan teknologi akhirakhir ini, khususnya dari munculnya
Internet dan digitisasi informasi