The
purposes of this reseach is knowing how easy the enterprenuer on developing
their businesess using e-commerce. Such as using an online shop apps.
Especially for the latest year so many enterpreuner who developing their
business using
technology, with the technology such as e-commerce will make them easier to
sell and campaigning their product. With this technology the customer
will be easier to order the product from the enterpreneur. Even now, there are so many apps
for the enterpreuner to sell their product, such as Tokopedia, Lazada,
Bukalapak, Shopee, etc.
Or they can promote their product using the social
media such as instagram,line, facebook, etc. The methods for this research is
using observation and from some books reference.  The
results of this research is from researching on some apps.

Keywords:
 Enterpreneur
dan Memanfaatkan E-Commerce.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

1.      PENDAHULUAN

 

Latar
Belakang

            Di zaman modern ini semakin berkembang dan pesatnya
para Enterpreneur dalam menjalankan bisnisnya. Sehingga banyak pesaing yang
terus berlomba untuk berinovasi dan berkreativitas dalam berbisnis, terlebih
dengan adanya teknologi dan sistem informasi para Enterpreneur lebih mudah
dalam memasarkan dan mempromosikan usahanya. Sehingga pelanggan bisa lebih
mudah dalam membeli produk, dan tidak perlu datang ke tempat usaha tersebut.

Dengan
dipermudahnya Enterpreneur dalam berbisnis dan minat para pelanggan dalam
menggunakan aplikasi online shop, sekarang ini banyak aplikasi online shop yang
bersaing untuk menarik minat para pengguna, salah satunya dengan cara
memberikan diskon hingga gratis ongkir. Dengan adanya aplikasi ini dapat saling
menguntungkan bagi pihak pembuat aplikasi dan juga pihak penjual produk di
aplikasi tersebut. Dengan begitu para Enterpreneur dapat memanfaatkan E-Commerce dalam mengembangkan usahanya.

Akan tetapi banyak permasalahan ataupun kendala yang
muncul dikarenakan informasi mengenai banyaknya pengguna aplikasi tersebut
sesuai atau tidaknya “Market
Share”
Entrepreneur
tersebut. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan Enterpreneur dapat
menerapkan E-Commerce
dengan maksimal sehingga dapat mengembangkan bisnis mereka lebih baik.

 

 

 

 

 

Tujuan Penelitian

                       

                        Untuk memberikan informasi dan
manfaat penerapan e-commerce dalam mengembangkan bisnis, peneliti akan
menjabarkan secara detail informasi mengenai segala hal yang dapat dimanfaatkan
oleh entrepreneur.

                        Dengan
menjabarkan semua e-commerce yang dapat mendukung pengembangan bisnis dengan
penjelasan kelebihan dan kekurangan tiap aplikasi yang digunakan.

 

Tinjauan
Pustaka

                        Dengan
memanfaatkan beberapa sumber e-book mengenai e-commerce, penulis akan
menjabarkan fungsi dan manfaat e-commerce, macam-macam e-commerce yang dapat
digunakan dalam pengembangkan bisnis di Indonesia, dan juga trend digital
marketing di Indonesia.

 

 

2.     
Metode
Penelitian

            Penulis akan menggunakan metode
analisis deskriptif. Metode deskriptif dapat diartikan sebagai penelitian yang
dilakukan secara terus menerus atau berkesinambungan sehingga diperoleh
pengetahuan yang menyeluruh mengenai masalah, fenomena, dan kekuatan-kekuatan
sosial yang diperoleh jika hubungan-hubungan fenomena dikaji dalam suatu
periode yang lama.

            Dalam hal penelitian ini, penulis
akan menjabarkan detail informasi mengenai tiap website atau aplikasi yang
bersumberkan dari salah satu website traffic sehingga peneliti dapat
menginformasikan seberapa banyak pengguna tiap website ataupun aplikasi tersebut.
Di dalam website tersebut dijelaskan peringkat keberapa website tersebut dan
popularitasnya di Indonesia.

 

 

3.     
Hasil
dan Pembahasan

 

a.     
Pengertian
E-Commerce

      E – Commerce merupakan alat untuk menjelaskan perkembangan
ekonomi secara online. Sejak masuk di masanya dunia internet mulai, ribuan
perusahaan lahir dan ikut bersaing dengan pemilik pasar lama, atau
perusahaan-perusahaan yang sudah ada sebelum masa internet mulai. Bisnis
e-commerce bisa saja produk yang dijual secara langsung kepada pembeli ( B2C merupakan
singkatan dari “business to customer” dengan artian, penjualan secara langsung
kepada customer atau end user) ataupun produk yang dijual untuk dipasarkan
kembali oleh pihak kedua ( B2B merupakan singkatan dari “business to business,
dengan artian penjualan dari bisnis ke bisnis, atau pihak kedua yang
memanfaatkan produk yang dibeli untuk dijual kembali atau dipergunakan dalam
bisnisnya). Sederhananya e-commerce adalah elektronik bisnis dengan semua
informasi didalamnya, ataupun aplikasi yang menunjang proses bisnis. Saat ini
semua yang berhubungan dengan bisnis tersebut dapat dilakukan melalui website
ataupun aplikasi.

      Menurut Kalakota dan Winston ( 1997 ) e- commerce dapat
ditinjau dalam 3 ( tiga ) perspektif berikut :

1.      Dari
perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi,
atau pembayaran melalui jaringan komputer, atau melalui peralatan elektronik
lainnya.

2.      Dari
perpektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang menuju
otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.

3.      Dari
perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan
perusahaan, konsumen dan managemen untuk memangkas biaya layanan ( service cost
) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan
pengiriman.

4.      Dari
perpektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual
barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.

 

b.     
Keuntungan
dari berbisnis menggunakan E-Commerce

      Dengan adanya perubahan bisnis proses menggunakan website
sebagai distribusi channel akan secara signifikan mengurangi biaya distribusi.
Pembeli dan penjual dapat mengakses dan dapat saling mengubungi secara langsung
, dan berpotensial mengurangi beberapa biaya termasuk untuk biaya komunikasi seperti
fax ataupun telepon.

 

c.      
Jenis
E-Commerce

      Ada banyak cara mengklasifikasikan transaksi E-Commerce. Salah
satunya dengan melihat sifat peserta yang terlibat dalam transaksi E-Commerce.
Tiga kategori utama dari E-Commerce adalah bisnis ke konsumen ( B2C ), bisnis
ke bisnis ( B2B ) dan konsumen ke konsumen ( C2C ).

–         
E-Commerce bisnis ke konsumen ( B2C ) melibatkan
penjualan produk dan layanan secara eceran kepada pembeli perorangan.
Barnesandnoble.com, yang menjual buku , piranti lunak , music kepada konsumen
perorangan, adalah contoh E-Commerce B2C.

–         
E-Commerce bisnis ke bisnis ( B2B ) melibatkan
penjualan produk dan layanan antar perusahaan. Situs web Chemconnect merupakan
situs untuk membeli dan menjual gas alam cair, bahan bakar, bahan kimia , dan
plastik. Situs ini merupakan contoh dari E-Commerce B2B.

–         
E-Commerce konsumen ke konsumen ( C2C ) melibatkan
konsumen yang menjual secara langsung ke konsumen. Sebagai contoh, ebay, situs
lelang web raksasa, memungkinkan orang-orang menjual barang  mereka ke konsumen lain dengan cara
melelangnya kepada penawar tertinggi.

 

Cara
lain untuk mengklasifikasikan transaksi E-Commerce adalah dalam bentuk koneksi
fisik pesertanya dengan Web. Sampai baru-baru ini, hampir semua transaksi
E-Commerce terjadi pada jaringan kabel. Namun sekarang, telepon genggang dan
perangkat digital nirkabel lainnya memiliki kemampuan internet yang
memungkinkan kita mengirimkan pesan teks dan e-mail, mengakses web dan
melakukan pembelian. Perusahaan – perusahaan menawarkan produk dan layanan jenis
baru yang berbasis web yang dapat diakses melalui perangkat nirkabel ini.
Penggunaan perangkat nirkabel untuk membeli produk dan layanan dari lokasi mana
saja disebut perdagangan bergerak ( m-commerce). Baik transaksi e-commerce
bisnis ke bisnis dan bisnis ke konsumen dapat dilangsungkan menggunakan
teknologi m-commerce.

 

Dalam
penelitian kali ini peneliti akan membahas lebih dalam mengenai perspektif online,
E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun
informasi melalui internet dan sarana online lainnya, dan juga trend yang
terjadi di Indonesia untuk skala bisnis kecil dan menengah.

Bisnis
kecil dan menengah dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami perkembangan
yang cukup signifikan dikarenakan pengaruh perubahan teknologi yang menuju
digital sehingga para enterpreuner kelas menengah dapat menjangkau pasar dengan
mudah.

Dalam
hal ini peneliti mengkategorikan e-commerce yang dapat dimanfaatkan oleh para
entrepreneur mengembangkan bisnisnya menjadi 3 bagian, yaitu :

·        
Personal website

Website yang dikembangkan
sendiri menjadi sarana informasi untuk konsumen mengenal lebih jauh produk atau
jasa yang dijual. Selain sebagai media informasi, website juga bisa dijadikan
salah satu sarana untuk memangkas proses sehingga proses  bisnis menjadi lebih efisien. Seperti contoh
website salah satu mall besar di Indonesia Matahari Mall. Matahari mall sendiri
menyediakan sarana pembelian langsung melalui website ataupun aplikasi mobile.
Berikut contoh websitenya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

·        
Sosial Media

Pada akhir taun 2006 hingga
sekarang, pengguna sosial media meningkat pesat, dan akhirnya menyentuh seluruh
sudut Indonesia. Dengan adanya momen ini para entrepreneur memanfaatkan sosial
media menjadi sarana mereka untuk mengenalkan produk mereka dan juga menjadi
sarana untuk jual beli. Satu alasan kenapa sosial media menjadi salah sarana
jual beli yang baik bagi para enterpreuner, di sosial media mereka dapat
berkomunikasi secara langsung sehingga jual beli dapat terlaksana dengan baik.

 

                       

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                       

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

·        
Aplikasi Online Shop

Terdapat banyak aplikasi
mobile online shop yang menjadi pilihan masyarakat Indonesia dalam berbelanja
online, dikarenakan oleh kemudahan, luasnya fitur dan banyaknya produk yang
ditawarkan oleh aplikasi online shop tersebut. Berdasarkan runut waktunya,
olx.co.id merupakan salah satu website yang juga menyediakan aplikasi online
shop terbesar di Indonesia. Dengan berjalannya waktu banyak aplikasi online
shop lainnya lahir, seperti kaskus, tokopedia, bukalapak, shoope, dan lainnya.

 

 

                       

           

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikut penulis memberikan
perbandingan antara satu online shop dengan lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dari gambar berikut terlihat perbandingan antara kedua
aplikasi yang penulis bahas. Apabila ditelusuri dan dianalisa lebih detail,
akan terlihat perbandingan menggunakan aplikasi online shop. Terlebih salah satu online shop
di indonesia yaitu Shopee berada di peringkat ke 145 dari segi pengguna
aplikasi, berdasarkan perhitungan SimiliarWeb.

 

4.     
Kesimpulan

           

            Berdasarkan hasil dari pembahasan
diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa di Indonesia akan sangat efektif bagi
Enterpreneur
mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan E-Commerce. Di era digital saat ini
pemanfaatan E-Commerce melalui website, media sosial, dan aplikasi mobile akan
lebih efektif dan efisien, sehingga biaya operasional akan lebih ringan.

            Akan tetapi para entrepreneur wajib
menganalisa terlebih dahulu ataupun memilih
sarana apa saja yang akan mereka gunakan, dikarenakan
dengan pasar yang begitu besar pasti semakin banyak juga pesaingnya. Terlebih di zaman sekarang ini
serba menggunakan teknologi. Sehingga itu sangat memungkinkan untuk menguntungkan
para Enterpreneur dalam berbisnis dengan menerapkan E-Commerce.

            Oleh
karena itu, sangat dianjurkan bagi para Enterpreneur yang ingin bersaing di
dunia bisnis untuk bisa memperlajari tentang E-Commerce dan dapat
mengaplikasikannya ke dalam bisnis yang dijalan. Sehingga dapat mempermudah
para Enterpreneur untuk berbisnis. Baik itu di nasional maupun di kancah
internasional.